Rabu, 09 Februari 2011

Persiapan dan Transfer EPL 2010/11



Ajang empat tahunan piala dunia sudah kelar, para pemain pun sudah kembali dari liburnya ke klub masing-masing.  Sabtu (14/8) ini tepatnya pukul 18.45 WIB pecinta sepak bola akan kembali dimanjakan oleh aksi-aksi pemain liga inggris.  Ya, hari ini tiga liga top eropa dimulai dari liga inggris disusul liga italia dan liga spanyol dua minggu kemudian.

Pada pekan pertama ini setidaknya ada dua pertandingan berkategori Big Match. Di mulai pada laga pembuka akan terjadi di kandang Tottenham Hotspurs, White Hart Lane, yang akan menjamu Si Biru Manchester City.  Kemudian disusul enam laga serentak pada pukul 21.00 WIB.  Big match kedua yang paling menarik.  Juara 13 kali EPL, Arsenal, sudah harus tandang ke markas Juara EPL 18 kali Liverpool, Anfield, Ahad (15/8). 

Musim 2010-2011 ini para pengamat dan bursa taruhan masih mengunggulkan MU dan Chelsea sebagai kandidat juara.  Arsenal yang musim sebelumnya diramal akan terlempar dari empat besar namun pada kenyataan mereka di posisi tiga besar kembali hanya diunggulkan sebagai pengganggu MU dan Chelsea.  Pos keempat yang dinilai akan menjadi rebutan Liverpool, Manchester City, Tottenham, Aston villa dan Everton.

Sementara itu bursa transfer masih dibuka.  Meski telah mendapatkan bek segar Koscielny, kubu Arsenal masih ingin memperkuat pertahanan, perburuan bek dan kiper masih terus berlanjut.  Setelah ditolak Mark Schawarzer, Arsenal beralih ingin mendapatkan Shay Given dari City dan kiper CSKA Iggor Akkinfev.  Phil jagielka dan Per Mertesacker terus dilobi untuk menambal Vermaelen.  Musim ini Arsenal masih mengandalkan pemain muda dengan rata-rata usia 25 tahun.   

Sejauh ini kesuksesan Liverpool di bursa transfer hanya pada kedatangan bos baru Roy Hodgson dan pemain serba bisa Joe Cole dari Chelsea.  Nama pertama dinilai petinggi Liverpool cocok utuk menerima beban mengangkat kembali kehormatan The Reds di liga inggris.  Sementara Joe Cole digadang-gadang sebagai suksesor John Barnes dan McDermott dengan diberikan nomor punggung 10. Selain itu The Reds berhasil mempertahankan Gerrard dan Torres.

Kemudian Chelsea dan MU berbeda.  Chelsea yang cukup puas dan akan mempetahankan skuad yang ada dengan rataan umur yang tidak muda lagi, 30, masih membutuhkan penambahan di lini tengah dengan mengincar Ramires dari Benfica.  Lain halnya pemilik MU Malcolm Glazer yang menyatakan tidak akan aktif membeli pemain lagi.  Agaknya Ferguson pun sudah puas dengan penambahan Javier ‘Chicharito’ Hernandez dari Guadalajara.  Selanjutnya hanya mengandalkan pemain muda dan lama.  City yang sudah mengeluarkan lebih 80 juta pound untuk mendatangkan David Silva, Yaya Toure, Jerome Boateng serta Aleksandr Kolarov, terus ngotot mendapatkan tanda tangan James Milner dan Mario Balotelli dari Inter.

Well, meski Manchester City menggelontorkan banyak pound untuk membeli pemain top dunia, tidak lantas mereka diunggulkan sebagai kandidat juara. Mereka hanya dinilai sebagai klub yang paling berpotensi mengubah peta empat besar liga inggris.  Namun memang pada kenyataannya mereka masih jauh dari kata juara.  Setelah mereka memiliki banyak pemain top, yang sulit adalah memadukan permainan dan meredam ego mereka sebagai pemain bintang yang notabene ingin selalu berada di tim inti. 

Enam musim berlalu sejak Arsenal menjuarai liga inggris 2003/04.  Kala itu Wenger hanya menggunakan dana sebesar 13 juta pound (183, 1 miliar rupiah) dalam membeli pemain baru hasilnya, Arsenal juara tanpa sekalipun beroleh kekalahan.  Bandingkan dengan Chelsea ketika itu yang mencapai 121 juta pound (1,7 triliun rupiah).  Dalam hal ini bukan sebanyak apa pemain top berada di klub, tapi bagaimana mengelola dan memanfaatkan potensi pemain yang ada.

Sejak era EPL bergulir 1992-1993 tercatat hanya dua tim yang mampu ‘membeli’ gelar liga inggris.  Blackburn Rovers pada 1995 mendapat dukungan dana dari pengusaha baja, Jack Walker dan Chelsea menjadi juara hingga dua kali (2004/05 dan 2005/06) berkat revolusi Roman Abramovich.

Pertarungan seru dan ketat tidak hanya berlaku untuk tim papan atas saja.  Tim promosi Newcastle United, West Bromwich Albion, dan Blackpool juga akan memberikan suguhan permainan yang seru dan ketat.  Bedanya jika tim elite untuk mendapatkan juara, mereka akan bertarung habis-habisan agar survive di pentas EPL.  Diatas kertas West Ham United dan Wigan Athletic sebagai lawan yang sepadan bagi mereka untuk bertahan di EPL.

Sebagai tim promosi yang notabene kurang dana, mereka mempersiapkan tim dengan berbagai cara.  Newcastle mempersiapkan tim dengan mendatangkan pemain berpengalaman dengan gratisan macam Sol Campbell.  Blackpool mempunyai masalah untuk mendatangkan pemain yang berkualitas setidaknya untuk bertahan di EPL, dana mereka belum cair sedikitpun meski pelatih Ian Holloway telah memiliki daftar nama pemain incaran.  Disinyalir sementara waktu ia akan memaksimalkan pemain semenjana yang ada dengan merubah formasi awal 4-3-3 menjadi lebih bertahan. 

Masalah lain dimiliki oleh West Brom, mereka kesulitan untuk menarik minat pemain untuk bergabung.  Apalagi pertandingan pertama sudah harus melawan juara bertahan Chelsea.  Hal ini yang dijadikan alasan pengamat sepak bola menempatkan mereka diurutan kedua setelah Blackpool sebagai tim yang akan terdegradasi di akhir musim.     

Nah, apakah Chelsea dengan pemain rata-rata diatas 30-an yang menjadi juara?? Ataukah era baru Fergie Babes dengan Da silva bersaudara, Chicharito, dan Andersonnya?? Atau meriam-meriam muda Arsenal.  Mungkin juga Liverpool dengan pelatih yang telah melanglang buana di eropa? Tidak, bisa juga Manchester City yang coba ‘membeli’ juara EPL dengan pengeluaran pembelian pemain yang begitu luar biasa!? Well, masih terlalu dini untuk menilai siapa yang akan juara.

So, apapun itu yang pasti suguhan EPL begitu menjadi daya tarik karena banyaknya pemain bintang dan jam tayang yang bersahabat dengan pecinta sepak bola di Indonesia.  Selamat menikmati dan tetap sportif!!!
(alfan/berbagai sumber)
NB:diselesaikan seminggu sebelum EPL 2010/11 bergulir     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar