Kamis, 14 Juli 2011

Lakukan Saja

Banyak orang bilang susah sekali untuk mulai menulis, tidak sedikit juga yang bilang mudah, menurutnya tulis saja apa yang ingin ditulis.  Berdasar pernyataan kedua itu akhirnya saya tulis apa yang ingin saya tulis sekarang ini.  Raditya Dika dalam sebuah bincang-bincang di salah satu stasiun telivisi swasta awal 2011 mengatakan, tulis saja apa yang ingin anda tulis, seburuk apapun mood yang dirasakan, ketika mood baik periksa kembali tulisan anda dan coba revisi.

Lain halnya Menurut Jonru Ginting (syukron katsir pak), pendiri Writers Academy Indonesia, menurut beliau motivasi dan konsistensi menjadi satu hal yang wajib dipelihara apalagi untuk penulis pemula macam saya ini.  Tanpa motivasi ibarat kendaraan bermotor tanpa bensin.

Sebenarnya saya juga termasuk orang yang merasakan kesulitan ketika ingin mulai menulis, sekarang pun masih begitu meskipun sebenarnya banyak ide-ide yang ada di fikiran saya.  Pepatah mengatakan untuk menjadi pembicara yang baik kita terlebih dahulu harus menjadi pendengar yang baik.  Bagaimana jika ingin menjadi penulis yang baik??  Untuk menjadi penulis yang baik kita perlu menjadi pembaca yang baik, artinya kita harus banyak membaca.  Baca sebanyak mungkin apa yang bisa dibaca, baca sebanyak mungkin tulisan yang bisa dibaca.  Baca sebanyak mungkin apa yang bisa dibaca selain tulisan.

Minggu ini adalah yang pertama setelah saya selesai mengikuti satu program dari http://www.writersacademyindonesia.com.  Programnya adalah memberikan e-book mengenai segala sesuatu tentang dunia tulis menulis selama 9 minggu.  Terus terang saya sangat menikmati pembawaan atau gaya penulisannya, ringan, sistematis, informatif, dan tidak menggurui.

Banyak hal baru yang saya dapat dari program tersebut.  Di pekan awal, e-Book tentang motivasi menjadi pilihan pertama yang dikirim.  Betapa tidak, bagi pemula apapun yang dilakukan memang diperlukan satu motivasi yang besar untuk memulainya.  Bagi kebanyakan orang mungkin memang  berbakat dalam menulis, dan bagi kebanyakan orang tersebut, pasti juga ingin menjadi penulis hebat macam John Grisham, Stephen King, Helvy Tiana Rosa atau Gumira Ajidarma.  Namun semua itu tidak akan terwujud jika tidak memiliki motivasi.  Tanpa motivasi anda hanya menjadi mobil tanpa ada bensin.

Sebagai penulis pemula, kita bisa memulai dengan menulis kegiatan, perasaan, dan hal lain tentang diri kita sendiri.  Ya, macam diary.  Bukan rahasia lagi bahwa Laskar Pelangi adalah curhatan atau diary dari sang penulis Andrea Hirata sendiri.

Pekan kedua dengan judul Rahasia Terbesar Dunia Penulisan.  Begitu saya menerima tulisan ini dan membaca-baca dibagian awal, dalam hati saya berkata bahwa sepertinya memang ada rahasia besar dalam dunia penulisan, tapi ternyata sangat sederhana.  kuncinya adalah Otak Kiri dulu baru Otak Kanan.  Apa maksudnya???

Begini.  Otak kanan adalah otak yang penuh dengan kreativitas, suka spontanitas, suka kebebasan sebebas bebasnya, dan tak peduli aturan apapun.  Sementara otak kiri adalah otak yang suka menganalisis, berfikir dan mempertimbangkan banyak hal.

Banyak orang yang mencoba menulis tapi tidak jadi-jadi atau bahkan belum memulainya sama sekali, itu karena mereka terlalu banyak berfikir, mempertimbangkan teori A dan teori B dalam penulisannya.  Semua itu memenuhi otaknya dan terus menghantui.  Sebagai pemula, mulai menulis dengan cara seperti itu pasti akan sangat sulit dan bahkan tidak jadi satu tulisan pun.  Lakukan saja.

Pekan ketiga terus berlanjut hingga ke pekan sembilan, hingga akhirnya saya mendapatkan banyak pelajaran.  Banyak sekali manfaat yang bisa saya ambil. 

Berdasar program tersebut, hati berkata mengapa tidak saya coba!?  Ok mulai hari ini Kamis, tanggal 14 Juli, pukul 23.20 WIB, memutuskan bahwa, selama sembilan minggu kedepan saya akan menulis.  Menulis apapun yang bisa saya tulis.  Menulis apapun yang saya punya di kepala.  Menulis apapun yang pernah saya ikuti dan ketahui.  Saya akan menulis tentang sepak bola sebagai olahraga tercinta saya sejak kecil.  Bagaimana sejarah dari olahraga paling populer ini, perkembangannya, sampai pada pemain. Pengalaman sekolah saya dan perkuliahan saya   Bisa juga dengan Parkour yang telah saya geluti selama 3 tahun ini.  Permasalahan yang muncul di dalam Parkour itu sendiri, samakah Parkour dan Freerunning.  Siapa David Belle dan Sebastian Foucan, bagaimana latihan untuk pemula, dsb.  Hahaha, saya semangat.  So, lakukan saja!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar