Rabu, 11 Januari 2012

Malam Sempurna Raja

Kembali di tahun 2012 dengan nomor punggung 12, mencetak gol ke 12 dari 12 laga melawan Leeds United.  Itulah fakta unik yang terjadi Selasa, 10/01, dini hari di Emirates Stadium.  Dan siapa orang dibelakang itu semua, tentu saja TH12 alias Thierry Henry.

Malam itu, Arsenal menjamu Leeds United di babak III dalam ajang FA Cup 2011-12.  Jauh sebelum dimulai hingga digelarnya laga, semua orang tertuju dengan kembalinya sang Raja Thierry Henry ke Arsenal, situasi sulit mengharuskan pelatih Wenger memanggil kembali sang Raja untuk menggantikan Gervinho dan Chamakh yang akan mengikuti Piala Afrika hingga dua bulan kedepan.  Resmilah si Raja kembali ke Utara London.

Pada laga tersebut Arsenal memasang starting line up kombinasi pemain muda dan tua macam Oxlade Chamberlain, Coquelin, Miquel dengan Arshavin, dan Arteta.  Belum ada si Raja.  Pertandingan berjalan sangat menarik, Arsenal menguasai pertandingan dan menciptakan beberapa peluang lewat Arshavin, Chamakh, Arteta dan Chambo.  Namun Leeds berhasil meredam serangan dan memaksa babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak dua, Arsenal terus ngotot untuk mencetak gol dan tidak mengendurkan serangan.  Satu jam lebih tidak ada gol, yang ditunggu pun datang, akhirnya Henry dimasukan oleh Wenger di menit 68.  Ketika menginjakan rumput ia langsung di sambut oleh gemuruh isi stadion, sebuah poster dibentangkan dengan tulisan "Welcome Home Thierry".

Tidak perlu waktu lama bagi sang Raja membuktikan bahwa ia masih ada, sepuluh menit setelah memasuki lapangan, ia mencatatkan namanya di papan skor.  Gol tersebut lahir berkat penempatan posisi yang baik dari Henry dan passing akurat seorang DM, Alex Song.  Gelandang Kamerun melihat celah antara dua bek dengan kiper di sisi kanan pertahanan Leeds, kemudian dengan sempurna Henry mengontrol bola dan menempatkan bola ke pojok kiri gawang Leeds dengan tendangan pelan mendatar namun akurat, Henry's Trade Mark Goals.  Gol tersebut pun akhirnya menjadi satu-satunya gol di pertandingan tersebut

Dengan gol ini TH12 menambah koleksi golnya di Arsenal menjadi 227


Praktis, aksi TH12 membuatnya semakin dicintai oleh Gooners, kini ia benar-benar berada di hati para Gooner.  Padahal sempat muncul kekhawatiran ketika banyak Gooner dan pengamat yang terlalu berharap dan menggadangnya memberikan pengaruh begitu besar, mengingat ia tidak lagi memiliki kemampuan seperti dulu di umur 34 tahun ini.  Namun semua dijawab dengan sempurna olehnya dengan mencetak gol tunggal kemenangan dan membawa Gunners melaju ke baba IV FA Cup.

Ada pemandangan menarik setelah ia mencetak gol.  Pertama, ketika ia merayakan gol dengan gerakan tubuh dan ekspresi yang sangat bersemangat sambil berlari dan mengarah ke bench Arsenal, tentu saja itu dilakukan untuk membakar semangat rekan-rekannya.  Kedua, dan ini yang sangat mengharukan, ketika ia memeluk sang Manajer Arsene Wenger.  Mencetak gol saja sudah membuat merinding Gooners, ini ditambah lagi dengan perayaan gol yang begitu menggambarkan kecintaannya terhadap Arsenal dan Wenger.  Memang, yang mengetahui dan mengerti sejarah TH12, Wenger, dan Arsenal, merinding bukanlah sesuatu yang berlebihan.

Ia memang hanya dikontrak pinjam hanya dua bulan saja, tapi melihat kontribusinya di awal laga bukan tidak mungkin ia memberikan pengaruh sangat besar terutama di ruang ganti, dan tetunya aspek psikologis, aspek yang memang diharapkan oleh Wenger ketika memutuskan memanggilnya kembali.

Lebih dari itu semua ia telah membuktikan kata-katanya "Saya datang kesini bukan sebagai pahlwan, tapi saya datang kesini sebagai pembantu".  Mungkin kau menyebut dirimu sebagai pembantu, pembantu yang mengabdi kepada majikan selama 8 musim dan sekarang 2 bulan, pembantu yang memberikan 2 gelar liga dan 3 FA Cup, pembantu yang begitu mencintai majikannya.  Tapi bagi kami, Gooners, kau adalah seorang Raja dan Pahlawan.  welcome Home Mate !!

********

Tidak ada komentar:

Posting Komentar