Rabu, 22 Februari 2012

Membangun Insan Muda Berbudaya dengan Olah Raga



Salah satu komunitas olah raga di Jakarta, Parkour, sedang menjalani latihan rutin
 Pasti kita semua tahu bahwa olahraga memberikan kesehatan bagi tubuh kita, namun tidak cukup banyak yang menyadari bahwa dengan kita berolah raga, juga akan menyehatkan jiwa dan mental kita.  Saya jadi teringat perkataan Dra. Lydia Indira M.Psi, beliau adalah dosen saya yang juga  seorang Psikolog.  Beliau mengatakan, bahwa seseorang yang rutin berolahraga biasanya memiliki jiwa yang sportif, fair dan tidak mudah stress.  

Penyebabnya adalah selain karena memang sedang olah raga dan mencari kesehatan fisik, sebenarnya ia juga sedang melepaskan diri sejenak dari rutinitas keseharian yang memberikan potensi depresi dan kebosanan.  Apalagi rutinitas ibu kota yang sangat padat dan tiada henti seperti sekarang, menuntut untuk selalu fokus menjalani pekerjaan.   
Beliau menambahkan, olahraga adalah salah satu alternatif pelampiasan positif bagi seseorang yang stress dan agresif.  Sebuah jurnal yang ditulis oleh Daniel M.Landers dari Arizona State University mungkin bisa menguatkan perkataan dosen saya.  Menurutnya dalam jurnal tersebut, dari penelitian sejak 1990, ditemukan bahwa ada hubungan signifikan antara olah raga dengan penurunan depresi, dan kecemasan yang berlebihan.  Bahkan disana, olah raga sudah menjadi metode penyembuhan bagi orang-orang depresi selain dari pemberian obat-obat antidepresan.
Itu dari segi kesehatan mental atau jiwa.  Bagaimana dengan manfaat olah raga bagi kesehatan tubuh sendiri.  Jawabnya adalah banyak sekali.  Diantaranya adalah bertambahnya sistem kekebalan tubuh kita, artinya dengan olah raga teratur kita tidak akan mudah terkena penyakit, selain itu tubuh pun tidak mudah lelah.  Jika sudah begitu, kita pun akan dengan senang hati melakukan pekerjaan yang kita suka tanpa harus khawatir terhadap kondisi tubuh kita sendiri.
Bahkan lebih jauh, dengan olah raga, akan menunjang kesehatan kita dimasa tua nanti.  IDEA Health and Fitness Association dalam situsnya mengatakan, aktifitas fisik atau olah raga bisa memberikan efek positif bagi pria dan wanita.  Mereka yang melakukan dengan intensitas sedang sampai tinggi, memiliki 20 persen lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang melakukan dengan intensitas ringan.  Sedangkan yang sangat aktif 27 persen lebih rendah. (Sacco dkk, 2006).  Pun demikian dengan segala macam penyakit masa tua seperti jantung, hipertensi, dan sebagainya.
Banyak alasan yang melatarbelakangi kita untuk memulai olah raga. Mungkin kita bisa mulai dengan berjalan kaki.  Karena punya kendaraan dan biasa mengendarai, kebanyakan dari kita, terutama saya, sangat malas untuk jalan ke tempat-tempat yang masih bisa dijangkau dengan jalan kaki.  Ke masjid depan rumah naik motor, ingin foto copy juga naik motor, pun demikian pergi ke warung.
Mari kita sadari betapa banyak manfaat yang di dapat dari olah raga.  Luangkan waktu untuk berolah raga.  Mari kita biasakan olah raga, buat jadwal tetap untuk olah raga.    Mulai dengan mengikuti olah raga yang kita gemari, cari teman, kalau perlu ikut komunitas olah raga untuk memelihara semangat olahraga kita.  Biasakan jalan kaki ke tempat-tempat yang masih bisa dijangkau dengan jalan kaki.
Ajak teman, anak-anak, orang tua, adik, kakak, kakek, nenek, sepupu, paman, bibi, dan pembantu kita sekalipun untuk berolahraga.  Berikan hak kepada tubuh kita masing-masing setelah apa yang kita lakukan pada tubuh kita.  Sungguh tubuh kita memiliki hak mutlak untuk digerakkan, ‘dibebaskan’, diolahragakan dan disehatkan.  Dengan begitu berarti kita telah menghormati tubuh kita sendiri.  Ayo berolahraga, sadari manfaatnya, dan mari kita budayakan hidup sehat dengan olah raga. 


*** Artikel lomba untuk ajang blogging


Kunjungi website BOLA untuk mendapatkan berita-berita aktual seputar olahraga
http://bolanews.com/

Ikuti juga Polling Anugrah Olah Raga Indonesia, klik link di bawah ini
http://www.anugeraholahragaindonesia.com/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar